Selasa, 03 Juni 2014

MERASAKAN INDAHNYA BULAN RAMADHAN




Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat, sehingga sepatutnya orang muslim itu menantikan bulan ini. Tapi sayang, banyak dari orang muslim yang kurang memperhatikannya bahkan ada sebagian orang yang jika bulan ramadhan datang akan berkata “ahhhhh kok puasa lagi”.
Padahal para ulama dahulu itu bersiap menjemput bulan ramdhan sejak 6 bulan sebelumnya. Mereka berdoa pada allah agar diberi kesempatan untuk bertemu dengan bulan ramadhan.
Begitu luar biasanya bulan ramadhan itu di katakan oleh rosulullah
HR bukharimuslim
Rosul bersabda,”Barang siapa yang berpuasa di bulan ramadhan dengan iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan dihapuskan dosanya yang telah lampau”
HR imam ibnu majjah dinyatakan hasan sahih oleh syeh al albany
Rosul bersabda,”banyak orang yang berpuasa hanya mendapatkan rasa haus dan dahaga saja”
Itulah golongan orang2 yang merugi, mereka berpuasa tapi tidak ada manfaat yang didapat dan dosanya tetap sama tidak berkurang. Bagaimana agar kita bisa merasakan indahnya hari ramadhan?
1.       Berusaha untuk memperbesar dan mempertebal rasa tawakal kepada Allah
Tawakal adalah menggantungkan diri kepada Allah. Knp kita harus mempertebal tawakal kita, karena di hari ramadhan banyak sekali amalan ibadah2 yang kita sangat memerlukan bantuan Allah. Seperti  sholat tarawih, tadarus, berpuasa, infaq dll. Dan tak mungkin kita bisa berjumpa dengan hari ramadhan jika Allah tidak mengendakinya. Dan banyak juga yang ketika bertemu dengan bulan ramadhan tapi dia tidak bisa memanfaatkannya. Itulah kenapa kita selalu memerlukan Allah. Supaya Allah tetap menjaga iman kita dan bisa memanfaatkan bulan ramadhan dg baik.
2.       Bertaubat sebelum ramadhan itu datang
Dalil :
Surat at tahrim; 8
66_8.GIF

Artinya : “ wahai orang2 yang beriman, bertaubatlah kepada allah dengan taubat yang sebenar-benarnya”
Disebutkan dalam Hadis, bhw allah membuka pintu tobatnya di siang dan malam hari. Karena tak mungkin kita sebagai manusia itu tidak berdosa.
HR tirmidzi dinyatakan sahih oleh al hakim
Rosul bersabda,”setiap keturunan anak nabi adam itu banyak dosanya”
Bagaimana bahayanya dosa, dosa itu memberi efek salah satunya adalah membuat kita malas untuk beribadah. Dengan kita bertobat, maka kita akan memasuki bulan puasa dengan ringan dan penuh semangat.

3.       Membentengi puasa
Kita perlu membentengi diri dengan hal2 yang bisa mengurangi puasa, karena tak smua orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala utuh. Ini disebabkan karena mereka tidak sempurna dalam menjalankan puasa. Lantas apa yang bisa menggerogoti amal dari puasa? Tak lain adalah perbuatan maksiat, seperti diingatkan oleh rosulullah
HR bukhari
Rosul bersabda,”barang siapa berpuasa tapi dia tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatannya, Allah itu tidak membutuhkan puasanya orang seperti itu”
Maka itu puasa tidak hanya urusan perut saja, makanya salah seorang sahabat rosul.
Makanya jabir bin abbdullah ra, pernah berkata
“saat berpuasa, telingga, mata, lisan, mulut itu berpuasa.”
4.       Memprioritaskan amalan yang hukumnya wajib
Karena amal yg hukumnya wajib itu lebih dicintai oleh Allah. Banyak orang yang salah, mereka lebih mementingkan sholat tarowih daripada sholat dhuhur atau ashar. Coba saja kita lihat perilaku orang2 pada saat bulan puasa. Saat sholat tarowih akan datang begitu banyak jamaah, tp saat sholat dhuhur atau ashar, masjid kembali kosong.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar