Tampilkan postingan dengan label syetan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label syetan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 April 2014

JANGAN JADIKAN RUMAH ANDA RUMAH HANTU



Semua orang tak ada yg ingin tinggal di rumah hantu. Dan hampir dipastikan smua orang menginginkan bahwa rumah yg dibangun itu adalah nyaman, tentram dan tenang. Namun sayang banyak mereka yg hanya memperhatikan masalah duniawi  saja, mereka tidak memperhatikan inti dari ketengan itu sendiri.
Ibarat orang mau mau makan, sudah disiapkan lauk dan sayurnya tapi nasi blum ada. Jadi inti ketenangan adalah ketenangan batin yg tinggal didalamnya. Blum tentu orang tinggal didalam rumah mewah akan tenang, blm tentu jg org yg tinggal di rumah reot hatinya tdak tenang.
Ketenangan sebuah rumah bersumber dari ketenganan orng  yg tinggal didalamnya. Caranya adalah dg memperbanyak ibadah dan memakmurkan rumah tsb dg hal2 yg diridhoi allah. 

1.      1.     Mengucapkan salam sebelum masuk rumah
    Banyak diantara kita jk masuk rumah tidak mengucapkan salam, kita hanya mengucapkan jika akan      bertamu saja.
Rosul bersabda,”ada 3 orang yg dijamin akan dijaga oleh allah, yg ketiga adalah orang yg memasuki rumahnya dengan memasuki salam(HR abu dawud) dinyatakan sahiih oleh al hakim dan al nawawi menyatakan hasan
Mengucapkan salam itu  diucapkan entah didalamnya ada orang ataupun tidak.
Surat an nuur;61
“bila kalian memasuki rumah2 maka hendaknya mengucapkan salam untuk dirimu sendiri”
Dari ayat ini para imam besar berkesimpulan bahwa kita mengucapkan salam entah ada orangnya atau tidak.
Jika tak ada orang Redaksinya kt ibnu omar “assalamu’alaina wa’alaibadila hissoliihin”.
2.       Baca bismillah jika akan masuk.
Ketika mengucapkan bismillah, maka syaitan tidak akan bisa masuk. Kata syetan “kita tak bisa masuk malam ini”. Tp jk kita masuk tak mengucapkan bismillah, syetan berkata,”kita mendapat penginapan gratis malam ini”.(HR muslim)

3.       2.  Mengucapkan bismillah saat menutup pintu dan perkakas rumah
     Perkakas rumah itu spt ceret, panci,wajan. Menutup pintu dan jendela biasanya kita lakukan jika malam hari, jika kita nutup pintu  saja maka Cuma syetan manusia sj yg ga bisa masuk tapi syetan jin tetap bisa msuk. Bagaimana menahannya? Saat menutup pintu atau jendela bacalah bismillah.
Rosul bersabda,”kalau hari mulai gelap, maka tahanla anak2 kalian jangan biarkan anak kalian keluyuran,karena ketika matahari terbenam. Kalau sudah lewat sebagian malam, boleh keluar. Kuncila pintu kalian dg mencupakan bismillah, krn syetan tidak bisa membuka pintu yg dikunci dg ucapan bismillah.tutuplah bejana, teko kalian dg mengucapkan bismillah. Walau tidak menemukan tutup, ditaruh diatasnya dan bc bismillah. Dan matikanla lampu kalian (HR bukhari muslim).
Hikmah ditutupnya bejana adalah menghindari binatang, wabah dan syetan.
Rosul bersabda, dalam satu tahun allah ada satu hari menurunkan penyakit menular

4.      3.  Memakmurkan rumah dengan membaca al quran
   Rosul bersabda,”sesungguhnya telah menulis kitab, 2000 tahun sebelum diciptakan langit dan bumi, dari kitab itu allah menurunkan 2 ayat penutup surat al baqoroh(ayat 285 dan 286k).
Khasiatnya kata rosul, jk dibaca 3 malam berturut2 maka syetan tak berani mendekat.
HR tirmiddzi dinyatakan sahih oleh al hakim dan syeh al albany
Rosul bersabda, jangan jadikan rumah kalian spt kuburan, syetan itu akan lari dari rumah yg dibacakan surat al baqoroh.
Memakmurkan rumah adalah jg denganmelakukan ibadah2.. spt sholat.
Rosul bersabda, lakukan sebagian sholat kalian dirumah dan jadikan rumah kalian seperti kuburan (HR bukhari)
HR ibnu khuzaimah sahih
Rosul bersabda, sebaik2 sholat kalian adalah sholat yg dilakukan dirumah kecuali sholat wajib.
Jadi jika kita tdk melakukan hal2 diatas, maka rumah kita berarti rumah hantu. Banyak dari kita lebih suka menyenandukna lagu2 diluar al quran, padahal itu dilarang keras oleh rosul,
HR al hakim disahihkan oleh tirmidzi dan syeh al Albany
Rosul bersabda, aku melarang 2 suara yg keji, suara senandung sia2 suara permainan dan seruling sytan, suara ketika ada musibah memukuli wajah,meratap merobek2 baju.
Dari sini kita mengetahui bahwa rumah tak utk ibadah adallah kuburan, dan logikanya di kuburan tidak boleh membaca al quran. Krn kuburan bukan tempat utk ibadah. Ini disimpulkan oleh beberapa ulama besar diantaranya imam ibnu fattol al bawawi, ibnu hajar asqoolani.

Selasa, 26 Maret 2013

iblis dan ayat kursi



Abu Hurairah ra pernah ditugaskan oleh Rosulullah SAW untuk menjaga gudang zakat di bulan Ramadan. Tiba-tiba muncullah seseorang, lalu mencuri segenggam makanan. Namun kepintaranHurairah memang patut dipuji, kemudian pencuriitu kemudian berhasil ditangkapnya.
" Aku akan adukan kamu kepada Rasulullah SAW, " gertak Abu Hurairah
Bukan main takutnya pencuri mendengar ancaman Abu Hurairah, hingga kemudiania pun merenggek-rengek, " Saya ini orang miskin, keluarga tanggungan saya banyak, sementara saya sangat memerlukan makanan."
Maka pencuri itupun dilepaskan. Bukankah zakat itu pada akhirnya akan diberikan kepada fakir miskin? Hanya saja cara memang keliru. Keesokan harinya, Abu Hurairah melaporkan kepada Rasullullah melaporkan kepada Rasulullah SAW. Maka bertanyalah beliau, " Apa yang dilakukan kepada tawananmu semalam, ya Abu Hurairah?"
Ia mengeluh, " Ya Rasulullah, bahwa ia orang miskin, keluarganya banyak dan sangat membutuhkan makanan," jawab Abu Hurairah. Maka diterangkannya bahwa ia melepasakan pencuri itu.
" Bohong dia," kata Nabi, "Lihat saja, nanti malam ia akan datang lagi," Karena Rasulullah berkata begitu, penjagaanpun diperketat. Dan benar juga, pencuri itu kembali lagi, lalu mengambil makanan seperti kemarin. Dan kali ini iapun tertangkap.
" Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah," ancam Abu Hurairah. Sama seperti kemarin, pencuri itu meminta ampun, " Saya orang miskin,keluarga saya banyak. Dan saya berjanji esok tidak akan kembali lagi". Karena kasihan, pencuri itupun dilepaskan. Pagi harinya Abu Hurairahpun melaporkan kepada Rasullulah perihal pencuri itu. Rasulullah menegaskan, " Pencuri itu bohong, dan nanti malam ia akan kembali lagi."
Bukan main geramnya Abu Hurairah karena merasa dipermainkan oleh si pencuri tersebut. Malam itu Abu Hurairahpun berjaga ekstra dan memasang mata telinganya, " Awas, kali ini tidak akan ku beri ampun". Dan benar juga, kala malam semakin larut pencuri itu dating lagi. Kali ini dia benar-benar tertangkap, pencuri itupun memasang wajah memelas dan ketakutan. Tapi kali ini Abu Hurairah tidak mau tertipu lagi, tangannya memegang erat si pencuri.
" Kali ini kau pasti ku adukan ke Rasulullah, sudah dua kali kau berjanji tidak akan datang lagi kemari, tetapi ternyata kau kembali juga," ancam Abu Hurairah.
Kemudiah dengan wajah putus asa pencuri itu berkata, " Lepaskan aku, akan saya ajari tuan beberapa kalimat yang sangat berguna".
"Kalimat apakah itu," Tanya Abu Hurairah penasaran.
" bila tuan hendak tidur, bacalah ayat kursi. Maka tuan akan selalu dipelihara oleh Allah dan tidak akan ada syaitan yang berani mendekati tuan sampai pagi."
Pencuri itupun akhirnya dilepaskan. Dan keesokan harinya ia menghadap Rasulullah SAW dan melaporkan pengalamannya.
"Apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?" Tanya Rasul sebelum Abu Hurairah  sempat menceritakan segalanya.
"Ia mengajariku beberapa kalimat yang katanya sangat berguna lalu saya lepaskan," jawab Abu Hurairah.
"Kalimat apakah itu?" Tanya Nabi
Katanya." Kalau kamu tidur, bacalah ayat kursi." Dan ia katakana pula," Jika engkau membaca itu maka engkau akan selalu dijaga oleh Allah dan tidak akan didekati setan hingga pagi hari."
Menanggapai cerita Abu Hurairah, Nabi SAW berkata,"Pencuri itu telah berkata benar, sekalipun sebenarnya ia tetap pendusta." Kemudian Nabi SAW bertanya," Taukah kamu siapa sebenarnya pencuri yang bertemu denganmu tiap malam itu?"
"Entahlah…" jawab Abu Hurairah
"Itulah Setan" jawab Rasul. Abu Hurairahpun tertegun.

Jumat, 22 Maret 2013

Pengakuan syetan pada Nabi Yahya As


Suatu saat malam Nabi Yahya AS ber tafakur pada ALLAH di dalam bilik yang sunyi. Namun, ketenangan itu seketika terusik ketika dilihat ada bayangan tampak melintas dari luar jendela biliknya. Bayangan itu mengamati dari pintu jendela. Namun kini berlalu meninggalkannya.
Nabi Yahya penasaran dengan sosok tersebut. Dia mendekati jendela dan dilihatnya sosok tersebut menenteng sesuatu di tangannya. Tapi malam begitu gelap sehingga sosoknya tak tampak jelas. Akhirnya Nabi Yahya bermaksud memanggil orang itu.
" Hai kamu yang berjalan sendirian, siapa kamu dan mengapa malam-malam begini berjalan-jalan sendiri ? " teriak Nabi Yahya
Sosok itupun menoleh lalu berjalan mendekati Nabi Yahya As. Setelah orang itu mendekat, tampaklah sosoknya yang sangat gelap. Wajahnyapun sangat menyeramkan dan menakutkan. Di tangannya terlihat gulungan rantai temali.
"Kau Tanya siapa aku, aku adalah setan." Jawab sosok itu
"Lalu mau kemana kau?" Tanya Nabi Yahya sambil mengerutkan kening
"Aku ingin mencari manusia" jawab setan
"Mencari manusia, untuk apa?" kata Nabi Yahya heran
" Ya untuk kujerat dalam jaringku ini, apa kau tidak melihat aku membawa rantai dan temali ini," balans syetan.
Nabi Yahya lalu mengabai sekelilingnya, dia tidak menemukan hal lain selain kesunyian. Dia merasa heran, bagaimana setan akan mencari mangsa jeratannya dengan manusia yang tidak ada aktivitas sama sekali.
" Hai setan, malam begini sunyi, semua orang terlelap dalam tidurnya, semua orang terlelap dalam tidurnya, lalu manusa seperti apa yang ingin kau cari?" ujar Nabi Yahya . Setan langsung tertawa terbahak-bahak. Nabi Yahya pun makin heran.
" Jangan kau kira, malam mampu menghentikan aktivitas jahat manusia, justru malam beginilah kegiatan jahat mereka makin banyak," kata setan.
"Oh ya," jawab Nabi Yahya tak percaya.
"Kamu tahu, kapan waktunya orang-orang sering melakukan pencurian, kapan melakukan perampokan, juga ketika mereka berzina, kapan waktu yang mereka pilih untuk melakukannya, kebanyakan malam hari kan?" kata setan. Nabi Yahyapun membenarkan.
" Tapi apa hanya orang – orang yang seperti itu yang kamu cari?" Tanya Nabi Yahya.
"Tidak!" jawab setan dengan tegas.
"Lalu?" Tanya Nabi Yahya
"Aku juga mencari orang-orang yang mala mini tampak tertidur, padahal dia belum menunaikan tanggung jawab shalatnya. Aku juga akan menunggu hingga subuh nanti, mencari orang-orang yang melewatkan subuhnya dengan sengaja," jawab setan.
"Lalu keadaanku yang seperti apa yang nantinya akan kau masukkan dalam jeratan rantaimu?" Tanya Nabi Yahya lagi
"yaitu tatkala kau makan sampai kenyang hingga tubuhmu merasa berat. Akibatnya kau malas untuk shalat, berzikir dan bermunajat pada Allah. Saat itulah aku akan menjeratmu," kata setan menjelaskan.
Mendengar penjelasan setan, Nabi Yahya langsung mengucapkan sumpah demi Allah bahwa selamanya dia tidak akan makan sampai kenyang. Mendengar sumpah Nabi Yahya , setan merasa jengkel. Dengan bersungut-sungut dia segera meninggalkan